MITIGASI BENCANA DALAM GEREJA
Main Article Content
Abstract
Bencana yang dimaksud dalam artikel ini adalah masalah-masalah yang timbul dalam gereja yang seringkali menjadi penyebab mundur bahkan merosotnya peranan gereja, tidak berkembangnya gereja dan sering menjadi stagnan bahkan menyebabkan terjadinya perpecahan dalam gereja yang berdampak pada hancurnya gereja. Alkitab telah menuliskan berbagai bencana atau dampak dari terjadinya bencana atau masalah di tengah umat Tuhan dalam perjalanan mengikut Tuhan sebagaimana dituliskan dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Bencana-bencana tersebut dapat berupa kasus yang banyak menimpa gereja antara lain munculnya ajaran bidat yang tidak berdasarkan Alkitab, ajaran generalistik atas pengalaman rohani pribadi seseorang, perpecahan di tengah jemaat atau denominasi karena dualisme kepemimpinan atau karena ketidaksesuaian antara pimpinan gereja dengan jemaaat, ketidaktundukan jemaat dengan menolak hamba Tuhan yang ditempatkan oleh pimpinan organisasi, perebutan aset, fasilitas dan sarana oleh kelompok yang bertikai dan perbuatan asusila atau amoral oleh seorang hamba Tuhan yang seharusnya sebagai teladan dan contoh ditengah jemaat. Atas berbagai bencana tersebut, maka perlu disiapkan mitigasi sebagai upaya mengurangi atau menghindari bencana di tengah gereja melalui edukasi manajemen konflik, memaksimalkan peranan pemimpin sebagai teladan di tengah jemaat, melibatkan jemaat dalam pelayanan dan manajemen gereja, melatih dan mengembangkan jemaat untuk lebih dewasa rohani, pendekatan rohani terhadap masalah yang ada serta perlunya evaluasi secara berkala ditengah gereja.