Gereja Dalam Kemajemukan Sosial, Politik Dan Budaya Perspektif Mazmur 133:1

Main Article Content

Lamhot Marojahan Sinaga
Nuel Fendiaman Saragih

Abstract

Kemajemukan sosial, politik, dan budaya merupakan realitas yang tak terhindarkan dalam kehidupan masyarakat modern, termasuk dalam kehidupan bergereja. Dalam konteks ini, gereja dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang untuk menjadi agen pemersatu yang mempraktikkan kasih, toleransi, dan kebersamaan. Mazmur 133:1 menyatakan,"Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!" Ayat ini menjadi dasar teologis yang kuat bagi gereja untuk membangun kesatuan dalam keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran gereja dalam merespons kemajemukan sosial, politik, dan budaya dengan pendekatan teologis berdasarkan Mazmur 133:1. Metode yang digunakan adalah kajian kualitatif dengan pendekatan deskriptif teologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa gereja dipanggil untuk menjadi ruang inklusif yang menampung berbagai latar belakang dan menjadi pelopor dalam membangun kehidupan bersama yang harmonis. Dengan mengedepankan nilai kasih, keadilan, dan persaudaraan, gereja dapat berperan strategis dalam mempererat kohesi sosial di tengah masyarakat yang pluralistik.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sinaga, L. M., & Saragih, N. F. (2025). Gereja Dalam Kemajemukan Sosial, Politik Dan Budaya Perspektif Mazmur 133:1. Injilibethsaida, 7(2). Retrieved from https://e-journal.sttinjilibethsaida.ac.id/index.php/injilibethsaida/article/view/52
Section
Articles