Mengembangkan Dan Memformulasikan Filasafat Pendidikan Agama Kristen Dengan Melakukan Pendekatan Critical Terhadap Pemikiran John Locke
Main Article Content
Abstract
Pengembangan filsafat pendidikan agama Kristen yang relevan dengan tantangan zaman memerlukan dialog kritis dengan berbagai pemikiran filsafat, termasuk gagasan John Locke. Locke, seorang filsuf modern, menekankan pentingnya pengalaman inderawi, rasionalitas, dan kebebasan dalam pembentukan pengetahuan dan moralitas individu. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi implikasi pemikiran Locke terhadap filsafat Pendidikan Agama Kristen, khususnya dalam membangun sistem pendidikan yang menyeimbangkan iman, akal, dan kebebasan manusia. Pendekatan kritis digunakan untuk mengevaluasi elemen-elemen Locke, seperti epistemologi empirisnya dan konsep kebebasan individu, dalam terang nilainilai Alkitabiah. Hasilnya menunjukkan bahwa meskipun Locke memberikan kontribusi penting terhadap penghargaan akan kebebasan individu dan pentingnya pendidikan rasional, filsafat Kristen memerlukan penyesuaian untuk menempatkan kebenaran ilahi sebagai dasar utama pendidikan.