KETERLIBATAN ALLAH DALAM KEHIDUPAN DAN PERGUMULAN MANUSIA PERSFEKTIF YESAYA 57:15

Main Article Content

Lamhot Marojahan Sinaga
Nuel Fendiaman Saragih

Abstract

 Penelitian ini membahas keterlibatan Allah dalam kehidupan dan pergumulan manusia berdasarkan perspektif Yesaya 57:15. Ayat ini menegaskan bahwa Allah yang Mahatinggi dan Mahakudus tidak hanya bersemayam di tempat tinggi dan mulia, tetapi juga hadir Bersama orang yang rendah hati dan remuk jiwanya. Konsep ini menunjukkan bahwa Allah tidak berjarak dari penderitaan manusia, melainkan terlibat secara aktif dalam pemulihan dan penguatan mereka.Dengan metode hermeneutika biblika, penelitian ini menganalisis makna teologis keterlibatan Allah, terutama dalam konteks pergumulan rohani, penderitaan, dan pertobatan manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa Allah tidak hanya sebagai Hakim yang kudus, tetapi juga sebagai Bapa yang penuh kasih, yang menghidupkan kembali semangat orang-orang yang hancur dan memberi pengharapan bagi mereka yang mencari-Nya dengan hati yang rendah.Temuan ini relevan bagi kehidupan spiritual umat Kristen, menegaskan bahwa kehadiran Allah bukan hanya untuk penghukuman, tetapi juga untuk pemulihan dan penghiburan bagi mereka yang berseru kepada-Nya. Oleh karena itu, pemahaman tentang keterlibatan Allah dalam pergumulan manusia memperkuat iman dan mendorong sikap ketundukan serta ketergantungan kepada-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Sinaga, L. M., & Saragih, N. F. (2025). KETERLIBATAN ALLAH DALAM KEHIDUPAN DAN PERGUMULAN MANUSIA PERSFEKTIF YESAYA 57:15. Injilibethsaida, 7(1). Retrieved from http://e-journal.sttinjilibethsaida.ac.id/index.php/injilibethsaida/article/view/51
Section
Articles